Inilah DOA untuk sehari-hari. Lazimnya tentulah dihafalkan. Namun kalau panjang, apalagi untuk di depan umum, misalnya, membuka rapat/ pertemuan, mantram ini bisa dibaea dengan memegang buku. Mantram atau DOA ini ejaannya sedapat mungkin mengikuti bahasa Sansekerta justru untuk mendekati pengueapan. Setiap hurup bergaris keeil di atasnya, dibaea lebih panjang. Misal: a dibaea aa dan u dibaea uu.
Namun, huruf V (asli) sudah diganti w untuk mendekati cara bacanya.
DOA men jelang tidur :
(Ya Tuhan tuntunlah hamba dari jalan yang sesat menuju jalan yang benar, dari jalan gelap ke jalan terang, hindarkanlah hamba dari kematian menuju kehidupan abadi.)
DOA bangun pagi :
Om Utedanim bhagawantah syamota prapitwa uta mandhye ahnam utodita maghawanta suryasya wayam dewanam suman tau syama,
(Ya Tuhan Yang Maha Pemurah, jadikanlah hamba orang yang selalu bernasib baik pada hari ini, menjelang tengah hari, dan seterusnya. Semoga para Dewa melindungi diri hamba.)
DOA membersihkanlmencuci muka :
Om Cam camani ya namah swaha.
(Ya Tuhan, hamba memujaMu, semoga muka hamba menjadi bersih.)
DOA menggosok gigi :
Om Sri Dewi Bhatrimsa Y ogini namah.
(Ya Tuhan, sujud hamba kepada Dewi Sri, Bhatari Y ogini, semoga bersihlah gigi hamba.)
DOA berkumur :
Om Ang waktra parisudhamam swaha.
(Ya Tuhan, semoga bersihlah mulut hamba.)
DOA membersihkan kaki :
Om Am kham khasolkhaya iswaraya namah swaha.
(Ya Tuhan, semoga bersihlah kaki hamba.)
DOA mandi:
Om Gangga amrta sarira sudhamam swaha. Om Sarira parisudhamam swaha.
(Ya Tuhan, Engkau adalah sumber kehidupan abadi nan sud, semoga badan hamba menjadi bersih dan suci.)
Bisa pula dengan DOA atau mantram ini:
narmade sindhu kaweri jale'smin sannidhim kuru
(Ya Tuhan, ijinkanlah hamba memanggil sungai sud Gangga, Yamuna, Godawari, Saraswati, Narmada , Sindhu dan Kaweri, semoga menganugerahkan kesucian kepada hamba.)
DOA pada waktu mengenakan pakaian :
(Tuhan dalam perwujudanMu sebagai Tat Purusha, Dewa Yang Maha agung, hamba sujud kepadaMu dalam menggunakan pakaian ini. Semoga pakaian hamba menjadi bersih dan suci.)
Selesai berpakaian hendaknya melakukan persembahyangan Trisandya.
DOA panganjali :
Diucapkan saat berjumpa dengan seseorang atau memulai suatu pembicaraan dalam sebuah pertemuan. Tangan dicakupkan seperti menyembah, diangkat sejajar dada.
(Semoga selalu dalam keadaan.selamat di bawah lindungan Tuhan.)
DOA menghadapi makanan :
(Ya Tuhan Yang Maha Pengasih. Engkau asal alam semesta dan satu-satunya kekuatan awal. Engkau yang memelihara semua makhluk, seluruh bumi dan langit. Hamba memuja Engkau. Ya Tuhan Yang Maha Sempuma dan yang membuat alam sempurna. Alam ini akan lenyap dalam kesempurnaanMu. Engkau Maha Kekal. Hamba mendapat makanan yang cukup berkat anugrahMu. Hamba manghaturkan terima kasih.)
DOA di atas baik untuk makan bersama, misalnya, pesta atau istirahat makan dalam suatu pertemuan. Jika sendirian bisa mengucapkan DOA pendek ini yang diambil dari kitab sud Yajurveda:
no dehyanmiwasya susminah pra-pra dataram taris urjam no dhehi dwipade catuspade
(Ya Tuhan, Engkau penguasa makanan, anugerahkanlah makanan ini, semoga memberi kekuatan dan menjauhkan dari penyakit. Bimbinglah hamba anugerahkan kekuatan kepada semua mahkluk.)
DOA mulai mencicipi makanan :
(Ya Tuhan, semoga makanan ini menjadi penghidup hamba lahir dan bathin yang suci.)
DOA selesai makan :
Om Dhirgayur astu, awighnamastu, sub ham astu
Om, Santih, Santih, Santih, Om.
(Ya Tuhan, semoga makanan yang telah masuk ke dalam tubuh hamba memberikan kekuatan dan keselamatan, panjang umur dan tidak mendapat sesuatu apapun. Ya Tuhan, semoga damai, damai di hati, damai di dunia, damai selama-lamanya.)
DOA sebelum memulai suatu pekerjaan :
(Ya Tuhan, semoga atas perkenanMu, tiada suatu halangan bagi hamba memulai pekerjaan ini dan semoga berhasil baik).
DOA selesai bekerja/bersyukur :
Om Dewa suksma parama acintyaya namah swaha Sarwa karya prasidhantam,
Om Santih, Santih, Santih, Om.
(Ya Tuhan dalam wujud Parama Acintya yang maha gaib dan maha karya, hanya atas anugrahMu-Iah maka pekerjaan ini berhasil dengan baik. Semoga damai, damai di hati, damai di dunia, damai selamanya).
DOA mohon bimbingan Tuhan :
Om Asato rna sadyamaya tamaso rna jyotir gamaya mrtyor rna amrtam gamaya,
dharunama syanta riksam drdvamha brahrnawanitwa ksatrawahi sajata wanyu dadhami bhratrwyasya wadhyaya.
(Tuhan Yang Maha Suci, bimbinglah hamba dari yang tidak benar menuju yang benar. Bimbinglah hamba dari kegelapan pikiran menuju cahaya pengetahuan yang terang. Lepaskanlah hamba dari kematian menuju kehidupan yang abadi. Tuhan Yang Maha Suci, terimalah pujian yang hamba persembahkan melalui Weda mantra dan kembangkanlah pengetahuan rohani hamba agar hamba dapat menghancurkan musuh yang ada pada hamba (nafsu). Hamba menyadari bahwa Engkaulah yang berada dalam setiap insani (jiwatman), menolong orang terpelajar pemimpin negara dan para pejabat. Hamba memuja Engkau semoga melimpahkan anugrah kekuatan kepada hamba.)
DOA mohon inspirasi :
(Ya Tuhan dalam manifestasi Dewi Saraswati, Hyang Maha Agung dan Maha Kuasa, semoga Engkau memancarkan kekuatan rohani, kecerdasan pikiran, dan lindungilah hamba selama-Iamanya.)
DOA mohon dianugrahi kecerdasan dan kesucian :
(Ya Tuhan sebagai manifestasi Dewi Saraswati. Yang MahaSuci, anugrahilah hamba kecerdasan. Dan terimalah persembahan hamba ini.)
DOA mulai belajar :
(Ya Tuhan, muridMu hadir di hadapanMu, Oh Brahman yang berselimutkan kesaktian dan berdiri sebagai pertama. Tuhan, anugrahkanlah pengetahuan dan pikiran yang terang. Brahman yang agung, setiap makhluk hanya dapat bersinar berkat cahayaMu yang senantiasa memancar.)
DOA mohon ampun dalam segala dosa :
asi manusyakrtasi nama awaya janam asipitra kitasi namo awaya janam asyatma krtasyaenaso awaya janam
asyena sa' enase waya janam asi yacchaham eno vidvamscakara yacchavidvams tasya va ya janam asi
(Ya Tuhan, ampunilah dosa hamba terhadapMu, ampunilah dosa hamba terhadap sesama manusia, terhadap orangtua hamba, terhadap ternan hamba, Tuhan ampunilah dosa hamba terhadap segala macam dosa, terhadap dosa yang hamba lakukan dengan sadar atau tidak sadar. Tuhan, semoga berkenan mengampuni semuanya itu.)
DOA memotong hewan :
(Semoga atas perkenan dan berkahMu para pemotong hewan dalam upacara kurban suci ini beserta orang-orang yang telah berdana punia untuk yadnya ini memperoleh kesejahteraan dan kebahagiaan. Tuhan, hamba memotong hewan ini, semoga rohnya menjadi suci.)
DOA mengunjungi orang sakit:
(Ya Tuhan semoga segala halangan, segala penyakit, segala penderitaan dan gangguan Engkau lenyapkan semuanya.)
DOA mendengar atau melayat orang meninggal dunia :
(Ya Tuhan Yang Maha Kuasa, semogalah arwah yang meninggal mendapat sorga, menunggal denganMu, meneapai keheningan tanpa derita. Ya Tuhan, ampunilah segala dosanya, semoga ia meneapai kesempurnaan atas kekuasaan dan pengetahuan serta pengampunanMu.).
DOA untuk keselamatan penganten :
(Ya Tuhan, anugerahkanlah kepada pasangan penganten ini kebahagiaan, keDoanya tiada terpisahkan dan panjang umur. Semoga penganten ini dianugerahkan putra dan eueu yang memberikan penghiburan, tinggal di rumah yang penuh kegembiraan.)
DOA memohon ketenangan rumah tangga :
(Ya Tuhan, Engkau adalah tamu yang datang pada setiap rumah. Engkau amat mencintai umatMu. Engkau adalah sahabat yang maha pemurah. Perkenankanlah hamba memujaMu dengan penuh kekuatan, dalam ueapan maupun tenaga dan dalam lagu pujian.)
DOA untuk kelahiran bayi :
Om Brhatsumnah prasawita niwesano jagatah sthaturubhayasya yo wasi
sa no dewah sawita sarma yaccha twasme ksayaya triwarutham amhasah
(Ya Tuhan Yang Maha Pengasih, yang memberi kehidupan pada alam dan menegakkannya. la yang mengatur baik yang bergerak dan yang tidak bergerak, semoga Ia memberi rahkmatNya kepada kami untuk ketentraman hidup dengan kemampuan untuk menghindari kekuatan yang jahat.)
Setelah bayi dimandikan, ayah bayi atau orang yang dituakan yang hadir di sana diminta membisikkan Mantram Gayatri (bait pertama Puja Trisandya) masing-masing tiga kali pada lobang telinga kanan dan kiri bayi itu.
DOA untuk memohon cinta kasih-Nya :
(Ya Tuhan, Engkau Hyang Wisnu yang membentang di bumi ini, menjadikah temp at tinggal bagi manusia. Kaum yang hina aman sentosa di bawah lindungan-Nya. Yang mulia telah menjadikan bumi temp at yang lega bagi mereka.)
DOA untuk memohon panjang umur :
Om Taccaksur dewahitam sukram uccarat pasyema saradah satam
jiwema saradah satam
(Ya Tuhan Yang Maha Kuasa, semoga seratus tahun hamba selalu melihat mata yang bersinar ciptaanNya, semoga hamba hidup seratus tahun lamanya.)
DOA pembukaan rapat / pertemuan :
dewa bhagam yatha purwe
samjanana upasate.
Om samani wa akutih samaria hrdayani wah samanam astu wo
mano yatha wah susahasati.
(Ya Tuhan, hamba berkumpul di tempat ini hendak bicara satu dengan yang lain untuk menyatukan pikir sebagai mana halnya para dewa selalu bersatu. Ya Tuhan, tuntunlah kami agar sarna dalam tujuan, sarna dalam hati, bersatu dalam pikiran hingga dapat hidup bersama dalam sejahtera dan bahagia. Ya Tuhan, semoga pikiran yang baik datang dan segala penjuru.)
DOA penutup rapat / pertemuan :
sarwa karya sidham dehi, pranamya suryeswaram.
Om Santih, Santih, Santih, Om.
(Ya Tuhan limpahkanlah anugrahMu yang menggembirakan kepada hamba. Tuhan yang maha pemurah, semoga Tuhan melimpahkan segala anugrah kepada hamba. Ya Tuhan, pelindung alam semesta, pencipta semua makhluk, ampunilah dosa hamba dan anugrahilah hamba dengan keberhasilan atas semua karya. Tuhan yang memancarkan sinar suci, ibaratnya sang surya memancarkan sinarnya, hamba sujud kepadaMu. Ya Tuhan, semoga damai, damai di hati, damai di dunia, damai selama-lamanya.)
Untuk menutup pertemuan, bisa pula dipakai DOA di bawah ini yang diambilkan dari kitab Yajurveda. Mantram ini disebut Santi Mantram. Bunyinya:
asadhayah santih wanaspatayah santir wiswe dewah santir brahma santih sarvam santih santir ewa santih
sa rna santir edhi
(Ya Tuhan Yang Mahakuasa, anugerahkanlah kedamaian di langit, damai di bumi, damai di air, damai pada tumbuh-tumbuhan, damai pada pepohonan, damai bagi para dewata, damailah Brahma, damailah alam semesta. Semogalah kedamaian senantiasa datang pada kami)
DOA untuk pedagang:
(Ya Tuhan, semoga Engkau menganugerahkan segala keberuntungan yang memberikan kebahagiaan kepada hamba.)
DOA untuk kebajikan, juga dipakai sebelum meditasi :
yad bhadram tanna a suwa
(Ya Tuhan, Sawitar, usirlah jauh-jauh segala kekuatan jahat. Berikanlah hamba yang terbaik.)
DOA mohon perlindungan, juga baik diucapkan ketika sakit :
Om Trayambhakam yajamahe sugandhim pusti wardhanam unwarukam iwa bandhanat mrtyor muksiya mamrtat
(Ya Tuhan, hamba memuja Hyang TrayambhakaJRudra yang menyebarkan keharuman dan memperbanyak makanan. Semoga la melepaskan hamba seperti buah mentimun dari batangnya, melepaskan dari kematian dan bukan dari kekekalan.)
DOA untuk pelantikan pejabat negara : (Yang dilantik biasanya menirukan)
Om A Brahman brahmano brahmawarcasi jayatama
raste raajanah sura isawyo tiwyadhi maharatho jayatam dogdhri dhenuryodanad wanasuh saptih purandhiryosajisnu rathesthah sabheyo yuwasyajayamanasya wiro jayatam nikaame-nikame nah parjanyo warsatu phalawatyo na osadhayah pacyantam yogaksemo nah kalpataam
(Ya Tuhan Yang Maha Kuasa, semogalah di negara ini lahir orang-orang yang memiliki pengetahuan spiritual. Semoga pula pemimpin-pemimpin yang perkasa pandai menggunakan kebijaksanaan seperti menggunakan senjata, pahlawan yang tangguh, sapi yang banyak memberikan susu, lembu pembawa barang dan kuda yang cepat. Demikian pula lahir wanita yang sempurna. Pemuda yang baik dan berguna bagi masyarakat, sedia berkorban. Semoga hujan turun memberi kemakmuran. Semoga pepohonan berbuah lebat. Semoga usaha kami berhasil.)
DOA mengheningkan cipta :
Om-mata bhumih putro aham prthivydh
(Ya Tuhan, semoga kami mencintai tanah air ini sebagai ibu dan hamba adalah putra-putranya yang siap sedia membela seperti para pahlawan kami.)
DOA paramasanti :
Om Santih, Santih, Santih, Om
(Semoga damai, damai di hati, damai di dunia, damai selama-Iamanya.)